Wabup Barru Hadiri Ground Breaking Jembatan Garuda Tahap III


BARRU, PRISMAPUBLIK.COM
– Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., mengikuti kegiatan ground breaking pembangunan Jembatan Garuda Tahap III Tahun Anggaran 2026 yang digelar secara virtual bersama jajaran Kodam XIV/Hasanuddin, Selasa (7/4/2026).

Kegiatan yang dipimpin langsung Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayor Jenderal TNI Bangun Nawoko, tersebut berlangsung melalui Zoom Meeting dan dipusatkan di Kodim 1424 Sinjai. Di Kabupaten Barru, pelaksanaan kegiatan berlangsung di Jalan Masuk Passedde Bottoe, Kelurahan Tanete, Kecamatan Tanete Rilau.

Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program nasional percepatan pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan serentak di sejumlah wilayah jajaran Kodam XIV/Hasanuddin.

Bagian dari Program Nasional Pembangunan Infrastruktur

Dalam arahannya, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko menjelaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda merupakan tindak lanjut dari program nasional yang bertujuan mempercepat akses infrastruktur masyarakat, khususnya di wilayah yang selama ini mengalami keterbatasan sarana penghubung.

Menurutnya, pembangunan Tahap III Tahun Anggaran 2026 dilaksanakan serentak pada 13 titik di wilayah Kodam XIV/Hasanuddin dan menjadi bagian dari target pembangunan ratusan jembatan di Sulawesi Selatan.

Pangdam menegaskan bahwa program tersebut merupakan bentuk kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses transportasi yang aman dan layak, terutama bagi anak sekolah, petani, dan warga yang membutuhkan akses menuju fasilitas pelayanan publik.

Selain pembangunan jembatan, program tersebut juga terintegrasi dengan sejumlah agenda prioritas pemerintah seperti Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, distribusi kebutuhan pokok bersubsidi, hingga program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.

Wabup Barru Apresiasi Dukungan Pemerintah Pusat

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Barru menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat yang terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di daerah.

Menurut Abustan, pembangunan Jembatan Garuda menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah pusat, TNI, dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas terlaksananya program pembangunan Jembatan Garuda ini di wilayah Kabupaten Barru. Hal ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah," ujar Abustan.

Ia berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar dan selesai sesuai target yang telah ditetapkan.

"Semoga proses penyelesaian jembatan ini berjalan mulus dan selesai sesuai target. Saya berharap warga tetap sabar dan mendukung proses pembangunan ini demi kemaslahatan bersama di masa depan," tambahnya.

Hubungkan Ratusan Warga di Tanete Rilau

Jembatan Garuda yang dibangun di wilayah Passedde Bottoe merupakan jembatan gantung yang nantinya akan menjadi akses penghubung utama bagi masyarakat sekitar.

Keberadaan jembatan tersebut diproyeksikan memberikan manfaat langsung bagi sekitar 97 kepala keluarga atau lebih dari 300 jiwa yang selama ini membutuhkan akses yang lebih aman dan efisien.

Selain memperlancar mobilitas warga, jembatan ini juga diharapkan mempermudah akses menuju fasilitas pendidikan, pelayanan kesehatan, serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Dandim: Barru Aktif Menjemput Program Nasional

Komandan Kodim 1405/Parepare, Letkol Kav S. Simanjuntak, S.I.P., menjelaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda merupakan program nasional yang dilaksanakan secara bertahap di berbagai daerah di Indonesia.

Ia menyebut Kabupaten Barru menjadi salah satu daerah yang mendapatkan prioritas pembangunan karena aktif membangun komunikasi dengan pemerintah pusat dan institusi terkait.

Menurut Dandim, selain program pembangunan jembatan, Barru juga telah mendapatkan berbagai program strategis nasional lainnya seperti Sekolah Rakyat, Koperasi Merah Putih, dan Kampung Nelayan.

Ia mengajak masyarakat untuk terus mendukung berbagai program pembangunan yang tengah berjalan dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar di media sosial.

Ditargetkan Selesai Dalam 30 Hari

Pembangunan Jembatan Garuda Tahap III di Kabupaten Barru ditargetkan selesai dalam waktu 30 hari. Meski menghadapi tantangan cuaca dan kondisi lapangan, seluruh pihak optimistis proyek tersebut dapat rampung tepat waktu.

Dengan hadirnya infrastruktur baru tersebut, Pemerintah Kabupaten Barru berharap konektivitas antarwilayah semakin baik, aktivitas ekonomi masyarakat meningkat, dan kualitas hidup warga di kawasan Tanete Rilau dapat terus berkembang.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama