Bupati Barru Hadiri Silaturahmi Siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi


BARRU, PRISMAPUBLIK.COM –
Sekolah Rakyat Barru gelar silaturahmi siswa yang dirangkaikan dengan penerimaan rapor dan penutupan Pesantren Ramadan sebagai momentum evaluasi sekaligus penguatan pendidikan berbasis karakter.

Kegiatan tersebut berlangsung di Baruga Singkerru Ada’e, Rumah Jabatan Bupati Barru, Sabtu (14/03/2026), dan dihadiri langsung oleh Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari bersama jajaran pemerintah daerah, tenaga pendidik, orang tua, serta para siswa.

Acara berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, ditandai dengan penampilan siswa yang memperlihatkan hasil pembelajaran selama mengikuti program Pesantren Ramadan.

Pendidikan Berasrama Berbasis Karakter

Dalam kegiatan tersebut, Sekolah Rakyat Barru gelar silaturahmi siswa sebagai bagian dari evaluasi pendidikan berbasis asrama yang mengedepankan keseimbangan antara akademik dan pembinaan karakter.

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 65 Barru, Haris, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa jumlah siswa saat ini mencapai 96 orang dari kuota 100 siswa.

“Seluruh siswa tinggal di asrama dan menjalani kegiatan yang terjadwal dengan baik, mulai dari pembinaan ibadah seperti salat tahajud, kegiatan belajar mengajar, hingga berbagai aktivitas pengembangan diri,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa tenaga pendidik berasal dari berbagai daerah, seperti Kendari, Makassar, dan Gowa, yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran secara optimal.

Selain itu, sekolah tengah mengembangkan inovasi pembelajaran berbasis lingkungan melalui program kebun sekolah yang direncanakan ditanami stroberi sebagai media edukasi sekaligus pemberdayaan.

Program Nasional Pemerataan Pendidikan

Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas perkembangan siswa yang dinilai menunjukkan kemajuan positif.

Ia menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan program nasional yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk memastikan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

“Dari 514 kabupaten/kota di Indonesia, hanya 16 daerah yang mendapatkan program Sekolah Rakyat ini, dan Kabupaten Barru menjadi salah satunya. Ini adalah kesempatan besar yang harus dimanfaatkan dengan baik oleh anak-anakku semua,” ujarnya.

Pengembangan Fasilitas Pendidikan

Pemerintah Kabupaten Barru juga telah menyiapkan lahan seluas tujuh hektare untuk pembangunan sekolah permanen yang direncanakan mampu menampung hingga 1.000 siswa.

Fasilitas tersebut akan dilengkapi dengan sarana pendidikan dan olahraga guna menunjang pengembangan potensi siswa secara menyeluruh.

Pesan untuk Generasi Masa Depan

Bupati Barru berpesan kepada seluruh siswa agar memanfaatkan kesempatan belajar dengan sebaik-baiknya serta memiliki semangat untuk meraih cita-cita.

“Belajarlah dengan sungguh-sungguh. Kalian adalah generasi masa depan. Siapa tahu dari sini ada yang menjadi bupati, kepala dinas, bahkan pemimpin bangsa,” pesannya.

Sebagai bentuk dukungan, pemerintah daerah juga menyerahkan bantuan uang transport kepada seluruh siswa.

Momentum Kebersamaan dan Evaluasi

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi pendidikan, tetapi juga mempererat hubungan antara pemerintah, tenaga pendidik, orang tua, dan siswa.

Melalui Sekolah Rakyat Barru gelar silaturahmi siswa, diharapkan program ini terus berkembang sebagai model pendidikan inklusif yang mampu mencetak generasi unggul sekaligus memperkuat pemerataan akses pendidikan di daerah.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama