Bupati Barru Tegaskan Penilaian Objektif di MTQ 2026


BARRU, PRISMAPUBLIK.COM
– Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari menegaskan penilaian objektif MTQ Barru 2026 sebagai prinsip utama dalam menentukan peserta terbaik tanpa intervensi pihak manapun.

Penegasan tersebut disampaikan saat membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-37 tingkat Kabupaten Barru yang digelar di Alun-alun Colliq Pujie, Selasa (10/2/2026).

Dalam arahannya, Bupati menekankan pentingnya menjaga integritas dan profesionalitas selama proses perlombaan berlangsung, khususnya bagi dewan hakim yang memegang peran kunci dalam penilaian.

Tekankan Integritas Dewan Hakim

Dalam pelaksanaan penilaian objektif MTQ Barru 2026, Andi Ina Kartika Sari mengingatkan dewan hakim agar menjalankan tugas secara profesional, transparan, dan bebas dari intervensi.

Ia menegaskan bahwa penilaian harus didasarkan sepenuhnya pada kemampuan peserta, bukan karena faktor kedekatan maupun kepentingan tertentu.

“Penilaian harus objektif, tidak boleh ada intervensi. Kita ingin menghasilkan peserta terbaik yang benar-benar layak,” tegasnya.

Penekanan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menjaga kredibilitas MTQ sebagai ajang pembinaan sekaligus seleksi peserta terbaik.

MTQ sebagai Ajang Pembinaan

Lebih lanjut, Bupati Barru menyampaikan bahwa MTQ tidak hanya sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan generasi Qurani.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir qari dan qariah yang tidak hanya unggul dalam membaca Al-Qur’an, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Jaga Kepercayaan Publik

Objektivitas dalam penilaian objektif MTQ Barru 2026 dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap hasil perlombaan.

Jika proses berjalan transparan dan adil, maka peserta maupun masyarakat akan menerima hasil dengan baik. Sebaliknya, potensi intervensi dapat merusak citra kegiatan keagamaan tersebut.

Komitmen Profesionalitas Penyelenggaraan

Pemerintah Kabupaten Barru menegaskan komitmennya untuk menjadikan prinsip objektivitas sebagai standar dalam setiap penyelenggaraan kegiatan serupa.

Pengukuhan dewan hakim juga dilakukan sebagai langkah memastikan seluruh proses penilaian berjalan sesuai aturan dan standar yang telah ditetapkan.

Harapan untuk Peserta

Di akhir arahannya, Andi Ina Kartika Sari mengajak seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti lomba.

Ia berharap para peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya, sekaligus menjadikan MTQ sebagai ajang pembelajaran dan peningkatan kualitas diri.

Dengan komitmen terhadap objektivitas dan profesionalitas, pelaksanaan MTQ Barru 2026 diharapkan mampu melahirkan generasi Qurani berprestasi sekaligus menjaga marwah kegiatan keagamaan di daerah.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama