BARRU, PRISMAPUBLIK.COM – Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., mengajak masyarakat Desa Palakka, Kecamatan Barru, untuk memanfaatkan lahan tidur dengan menanam kopi Barru sebagai komoditas unggulan guna mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan saat Wakil Bupati berdialog langsung dengan Kelompok Tani Perhutanan Sosial. Ia menilai potensi lahan yang belum tergarap di wilayah tersebut dapat menjadi kekuatan baru sektor perkebunan jika dikelola secara optimal dan berkelanjutan.
Dalam pertemuan itu, pemerintah daerah juga menegaskan komitmennya untuk mendukung pengembangan kopi Barru sebagai bagian dari strategi peningkatan kesejahteraan petani.
Potensi Besar Lahan Perhutanan Sosial
Wabup Barru mengungkapkan, Desa Palakka memiliki sekitar 99 hektare lahan perhutanan sosial yang siap dimanfaatkan untuk budidaya kopi. Potensi ini dinilai sangat strategis dalam mendorong lahirnya sentra kopi berbasis masyarakat di Kabupaten Barru.
“Ini potensi luar biasa. Ada sekitar 99 hektare lahan di Palakka yang siap kita tanami. Kalau ini dikelola dengan baik, Palakka bisa menjadi salah satu sentra kopi baru di Barru,” ujarnya.
Pemilihan komoditas kopi bukan tanpa alasan. Selain memiliki nilai ekonomi tinggi, permintaan pasar terhadap kopi terus meningkat, baik di tingkat lokal maupun nasional. Hal ini membuka peluang besar bagi petani untuk meningkatkan pendapatan.
Komitmen Pendampingan Petani
Wabup Barru menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan petani berjalan sendiri dalam mengembangkan sektor perkebunan. Pendampingan akan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penyediaan bibit, teknik penanaman, hingga pengolahan dan pemasaran hasil panen.
“Pemerintah tidak hanya menyuruh menanam. Kami akan dampingi dari awal sampai hasilnya betul-betul memberi manfaat ekonomi bagi petani,” tegasnya.
Langkah ini merupakan bagian dari penguatan pengembangan kopi Barru secara berkelanjutan, sekaligus mendorong terbentuknya sentra kopi rakyat yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Respons Positif Warga
Ajakan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat dan kelompok tani di Desa Palakka. Warga menyatakan kesiapan mereka untuk mengoptimalkan lahan yang selama ini belum produktif menjadi sumber pendapatan baru.
Selain itu, pemerintah daerah juga berencana memperkuat hilirisasi dan branding produk agar kopi lokal Barru memiliki daya saing tinggi di pasar regional maupun nasional.
Dorong Ekonomi Pedesaan
Pemanfaatan lahan tidur ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produksi pertanian, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru di wilayah pedesaan.
Dengan pengelolaan yang terintegrasi serta dukungan kebijakan yang tepat, kopi Barru diharapkan menjadi salah satu komoditas unggulan yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Upaya ini sekaligus memperkuat peran sektor perkebunan dalam menopang pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Kabupaten Barru.
