BARRU, PRISMAPUBLIK.COM – Satu tahun Andi Ina Abustan Barru catat 13 capaian sebagai fondasi awal pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Refleksi satu tahun kepemimpinan Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari bersama Wakil Bupati Abustan Andi Bintang dipaparkan bertepatan dengan momentum Hari Jadi Barru pada Februari 2026. Dalam periode awal tersebut, berbagai program strategis mulai dijalankan dan menunjukkan hasil nyata di sejumlah sektor.
Pemerintah Kabupaten Barru menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolaboratif antara pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, serta partisipasi aktif masyarakat.
Fondasi Pembangunan Tahun Pertama
Dalam pemaparan tersebut, satu tahun Andi Ina Abustan Barru catat 13 capaian yang mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari tata kelola pemerintahan hingga pembangunan ekonomi dan sosial.
Sejumlah capaian utama meliputi penguatan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta pembangunan infrastruktur dasar untuk menunjang mobilitas masyarakat.
Selain itu, pemerintah juga fokus pada sektor pendidikan dan kesehatan, termasuk pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui dukungan terhadap UMKM dan program berbasis komunitas.
Ekonomi dan Kesejahteraan Meningkat
Di sektor ekonomi, capaian ditandai dengan meningkatnya produksi pertanian dan perikanan sebagai penopang utama perekonomian daerah.
Produksi padi tercatat meningkat signifikan hingga mencapai 139.484 ton gabah kering giling. Sementara itu, sektor perikanan juga melampaui target dengan produksi lebih dari 27 ribu ton.
Dampaknya, indikator kesejahteraan masyarakat menunjukkan tren positif. Angka kemiskinan menurun dari 8,31 persen menjadi 8,00 persen, sedangkan tingkat pengangguran turun dari 6,42 persen menjadi 5,07 persen.
Infrastruktur dan Investasi Diperkuat
Kemajuan juga terlihat pada sektor infrastruktur dengan pembangunan jalan sepanjang 15 kilometer yang membuka akses antarwilayah dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Selain itu, pemerintah daerah berhasil mengoptimalkan dana transfer pusat lebih dari Rp700 miliar untuk mendukung pembangunan serta mendorong investasi sebagai motor penggerak ekonomi baru.
Program strategis lainnya seperti pembentukan koperasi desa dan pengembangan kampung nelayan turut memperkuat basis ekonomi lokal.
Penguatan Layanan dan SDM
Dalam aspek pembangunan manusia, pemerintah meluncurkan program pendidikan seperti Sekolah Rakyat guna memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
Di bidang pelayanan publik, indeks kepuasan masyarakat meningkat menjadi 86,31 dengan kategori baik. Hal ini didukung oleh implementasi Universal Health Coverage (UHC) yang memperluas jaminan kesehatan bagi warga.
Tata Kelola dan Kolaborasi
Capaian lainnya mencakup penguatan integritas pemerintahan, inovasi pelayanan berbasis digital, serta peningkatan kolaborasi dengan pemerintah provinsi dan pusat.
Bupati Barru menegaskan bahwa seluruh capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama berbagai elemen daerah.
“Ini bukan kerja pemerintah semata, tetapi kerja bersama DPRD, Forkopimda, dan masyarakat Barru,” ujarnya.
Optimisme Pembangunan Berkelanjutan
Melalui capaian tersebut, pemerintah daerah menilai tahun pertama sebagai fase penting dalam meletakkan fondasi pembangunan jangka panjang.
Ke depan, satu tahun Andi Ina Abustan Barru catat 13 capaian diharapkan menjadi pijakan untuk mempercepat pembangunan yang lebih inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.
Dengan berbagai potensi yang dimiliki, Kabupaten Barru di Sulawesi Selatan terus diarahkan menjadi daerah yang kompetitif serta mampu meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakatnya.
