Pendidikan Digital Tantang Calon Guru PAI Barru Lebih Adaptif


BARRU, PRISMAPUBLIK.COM
Pendidikan digital tantang calon guru PAI Barru untuk lebih adaptif dan inovatif dalam menghadapi perubahan metode pembelajaran di era teknologi. Hal ini ditegaskan Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan Andi Bintang, saat menjadi narasumber kuliah umum di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Gazali Barru, Rabu (11/2/2026).

Kegiatan yang diikuti ratusan mahasiswa calon guru Pendidikan Agama Islam (PAI) ini mengangkat tema “Tuntutan Mindset dan Skill Calon Guru Pendidikan Agama Islam di Era Pendidikan Digital”. Forum tersebut menjadi bagian dari upaya membekali mahasiswa dengan kesiapan menghadapi transformasi dunia pendidikan yang terus berkembang.

Dalam paparannya, Wakil Bupati menekankan bahwa pendidikan digital tantang calon guru PAI Barru untuk tidak hanya menguasai materi keagamaan, tetapi juga memiliki kemampuan teknologi yang memadai.

Adaptasi Jadi Kunci di Era Pendidikan Digital

Menurutnya, perubahan pola pembelajaran di era digital menuntut guru untuk memiliki pola pikir terbuka dan responsif terhadap perkembangan zaman. Penguasaan teknologi informasi, media digital, serta metode pembelajaran kreatif menjadi hal yang tidak dapat dihindari.

“Calon guru PAI harus memiliki mindset terbuka, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan zaman. Penguasaan teknologi informasi, media digital, serta metode pembelajaran kreatif menjadi kebutuhan mutlak di era pendidikan digital saat ini,” tegasnya.

Ia menambahkan, metode konvensional tidak lagi cukup jika berdiri sendiri. Pendekatan pembelajaran perlu dikombinasikan dengan teknologi agar tetap relevan dan mampu menjangkau kebutuhan peserta didik masa kini.

Integrasi Teknologi dan Nilai Keagamaan

Selain aspek teknis, Wakil Bupati juga menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara kemajuan teknologi dan nilai-nilai keagamaan. Menurutnya, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran harus tetap berlandaskan akhlak dan etika.

Pendekatan ini dinilai penting agar pendidikan agama tidak kehilangan esensinya, sekaligus mampu menjawab tantangan modernisasi. Guru PAI diharapkan mampu menjadi teladan dalam memanfaatkan teknologi secara bijak.

Antusiasme Mahasiswa dan Diskusi Interaktif

Kuliah umum berlangsung dinamis dengan sesi tanya jawab yang menunjukkan tingginya minat mahasiswa terhadap isu pendidikan digital. Berbagai pertanyaan muncul, mulai dari strategi pembelajaran berbasis teknologi hingga tantangan yang dihadapi guru di masa depan.

Kegiatan ini juga menjadi ruang berbagi wawasan sekaligus memperkuat kesiapan mahasiswa sebagai calon pendidik yang akan terjun langsung ke dunia pendidikan.

Dorong Lahirnya Guru Kompeten dan Berdaya Saing

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Barru berharap lahir tenaga pendidik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi digital dan daya saing tinggi.

Penguasaan teknologi dinilai menjadi salah satu indikator penting dalam menciptakan guru profesional yang mampu menjawab kebutuhan zaman serta berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia.

Dengan tantangan pendidikan digital tantang calon guru PAI Barru, pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui penguatan kapasitas calon guru yang adaptif, inovatif, dan berkarakter.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama