Barru Luncurkan Call Center 112 Perkuat Pelayanan Darurat


BARRU, PRISMAPUBLIK.COM
– Pemerintah Kabupaten Barru resmi meluncurkan layanan darurat Call Center 112 Barru bersama sejumlah aplikasi publik digital sebagai langkah strategis memperkuat pelayanan masyarakat sekaligus mendorong transformasi digital di daerah, Selasa (27/1/2026).

Peluncuran yang berlangsung di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kantor Bupati Barru ini dipimpin langsung oleh Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari. Ia menegaskan bahwa kehadiran Call Center 112 Barru menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan perlindungan masyarakat.

Selain layanan darurat, pemerintah daerah juga memperkenalkan beberapa aplikasi digital untuk mendukung pelayanan berbasis teknologi yang lebih cepat dan efisien.

Layanan Darurat Terpadu dan Gratis

Call Center 112 Barru dirancang sebagai layanan kegawatdaruratan terpadu yang dapat digunakan masyarakat dalam berbagai situasi, seperti kebakaran, kecelakaan, gangguan keamanan, hingga kondisi medis.

“Kalau orang menekan 112, berarti ada masalah. Layanan ini harus dijaga dan dijawab dengan cepat,” tegas Bupati Barru.

Layanan ini dapat diakses secara gratis tanpa pulsa maupun kuota internet. Bahkan, panggilan tetap bisa dilakukan meski ponsel dalam kondisi terkunci.

Seluruh operator seluler di Kabupaten Barru juga telah membuka akses untuk layanan ini, sehingga masyarakat dapat menggunakannya kapan saja saat kondisi darurat.

Dorong Respons Cepat dan Kolaborasi

Bupati Barru menekankan pentingnya respons cepat dalam pengoperasian layanan ini. Ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) serta unsur Forkopimda memperkuat koordinasi agar setiap laporan masyarakat dapat ditangani secara cepat dan terintegrasi.

Selain itu, sosialisasi kepada masyarakat dinilai penting agar Call Center 112 Barru dimanfaatkan secara optimal dan tidak disalahgunakan.

Empat Aplikasi Digital Diluncurkan

Selain layanan darurat, Pemkab Barru juga meluncurkan empat aplikasi publik digital sebagai bagian dari transformasi layanan, yakni:

  • Aplikasi Singgah di Barru, sebagai etalase digital potensi pariwisata dan investasi
  • Aplikasi Si Penting, untuk penanganan dan pencegahan stunting
  • Aplikasi PPID, guna mendukung keterbukaan informasi publik
  • SIGAP Desa, sebagai sistem informasi pemerintahan desa terpadu

Bupati menegaskan bahwa seluruh aplikasi tersebut harus dijalankan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Standar Internasional dan Dukungan Pusat

Perwakilan Kementerian Komunikasi dan Digital menyebut layanan 112 merupakan standar internasional yang direkomendasikan oleh International Telecommunication Union.

Peluncuran di Barru menjadi bagian dari upaya memperluas implementasi layanan darurat terpadu di berbagai daerah di Indonesia.

Komitmen Transformasi Pelayanan Publik

Peluncuran Call Center 112 Barru dan aplikasi digital ini menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih modern, responsif, dan berbasis teknologi.

Selain meningkatkan keselamatan masyarakat, digitalisasi layanan juga diharapkan mampu mendorong efisiensi birokrasi serta memperluas akses masyarakat terhadap layanan pemerintah.

Dengan langkah ini, Barru menegaskan arah pembangunan menuju tata kelola pemerintahan digital yang adaptif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama